
Lamongan — Mahasiswa pertanian melaksanakan kegiatan pelatihan pengolahan hasil perikanan bagi Kelompok Nelayan Desa Weru, Kecamatan Paciran, Lamongan, sebagai upaya peningkatan ekonomi masyarakat pesisir. Kegiatan yang berfokus pada pemanfaatan ikan rucah ini bertujuan untuk memberikan keterampilan dalam mengolah ikan menjadi produk bernilai tambah seperti nugget ikan dan bakso ikan.
Dalam pelatihan tersebut, peserta yang terdiri dari nelayan dan ibu rumah tangga diberikan panduan sekaligus praktik langsung proses pembuatan produk olahan. Mulai dari pemilihan ikan rucah berkualitas, pengolahan adonan, proses pembentukan nugget dan bakso, hingga teknik pengemasan yang memenuhi standar keamanan pangan. Selain aspek teknis, mahasiswa juga memberikan materi mengenai strategi pemasaran, peluang usaha, serta cara menghitung biaya produksi yang efisien.
Koordinator mahasiswa menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk implementasi ilmu yang telah dipelajari di kampus sekaligus kontribusi nyata kepada masyarakat. “Kami berharap pelatihan ini dapat membantu nelayan memaksimalkan hasil tangkapan sehingga memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dan berdampak pada peningkatan pendapatan keluarga,” ujarnya.
Peserta pelatihan terlihat antusias dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Mereka merasa terbantu dengan hadirnya inovasi ini, karena selama ini ikan rucah sering dijual dengan harga rendah atau bahkan tidak termanfaatkan secara optimal. Dengan adanya keterampilan pengolahan, masyarakat desa Weru kini memiliki peluang untuk mengembangkan usaha olahan ikan secara mandiri atau berkelompok.
Kegiatan pelatihan ini juga diharapkan menjadi langkah awal pengembangan industri kecil berbasis sumber daya lokal di wilayah pesisir Paciran, sehingga mampu meningkatkan kemandirian masyarakat dan memperkuat sektor ekonomi perikanan secara berkelanjutan.
Kontak :
Fakultas Pertanian UNISDA
Instagram : [@faperta_unisda]
Tiktok : [@faperta.unisda]
Email : [[email protected]]
Telp : [+62 821-3239-7918]

