
Lamongan, 03 Agustus 2021- Universitas Islam Darul ‘Ulum (UNISDA) Lamongan terus memantapkan komitmennya menjadi lembaga pendidikan yang berdampak kepada masyarakat dengan membentuk pemimpin muda yang berdaya cipta dan berkontribusi nyata. Hal ini tercermin dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Fakultas Pertanian yang digelar di Desa Pajangan, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan. KKN yang dilaksanakan secara partisipatif antara mahasiswa dan masyarakat ini mengusung tema “Bertani Organik Untuk Mewujudkan Indonesia Sehat di Masa Pandemi”.
Dekan FP Ana Amiroh, M.P., menyampaikan bahwa bahwa program KKN adalah salah satu bentuk tanggungjawab mahasiwa untuk belajar bermasyarakat. “Mahasiswa diharap mampu menyelesaikan dan memberi solusi kepada masyarakat terkait masalah dibidang pertanian yang dialami oleh petani.” ujarnya

Sementara itu, Ketua Program Studi (Kaprodi) Agroteknologi, Mariyatul Qibtiyah, M.P., menerangkan bahwa Desa Pajangan merupakan desa binaan FP Unisda, sehingga jika ada kegiatan pengabdian kepada masyarakat, salah satunya diadakan di desa tersebut. “Setiap program kerja yang dilaksanakan di Pajangan, diharapkan terus belanjut. Salah satu kegiatan dalam KKN ini petani dilatih membuat biochar, selanjutnya petani akan dilatih bagaimana cara penyimpanan dan packaging yang baik, sehingga biochar tersebut bisa menjadi produk komersial desa,” jelasnya.
Dalam kegiatan yang berlangsung selamat satu bulan tersebut, mahasiwa Program Studi (Prodi) Agroteknologi yang terdiri dari 10 mahasiswa terjun langsung ke desa untuk mengaplikasikan ilmu yang telah mereka pelajari di perkuliahan. Tak sekedar teori, para mahasiswa juga berkesempatan memberikan pelatihan dan prkatik langsung membuat produk pertanian yang ramah lingkungan.

Adapun program kerja (proker) yang diberikan kepada masyarakat yaitu pelatihan pembuatan biochar, pembuatan rumah burung, dan sekolah tani bagi siswa – siswi SD/MI.
Uniknya, proker pembuatan biochar ini berhasil mengubah masalah limbah pertanian di sekitar lahan petani, menjadi pupuk yang dapat menekan biaya pembelian pupuk kandang. Program ini memberikan pelatihan pembuatan biochar dari limbah pertanian seperti limbah tanaman pangan berupa (batang dan daun). Kegiatan ini bertujuan agar para petani dapat mengelola dan memanfaatkan kembali limbah pertanian secara efektif dan berkelanjutan sehingga dampak prositif dapat dirasakan dari praktik pertanian ramah lingkungan tersebut.
Salah satu mahasiswa KKN, Muqorrobin membeberkan bahwa masyarakat desa pajangan mulai menyadari bahwa penggunaan pupuk kimia yang berlebihan dapat memberi dampak negatif pada dunia pertanian. “Dampak negatif tersebut dapat di cegah dengan penggunaan pupuk organik atau kompos yang berasal dari limbah pertanian.” jelasnya.
Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi Fakultas Pertanian UNISDA melalui nomer atau email yang tersedia.
Kontak:
Fakuktas Pertanian UNISDA
Instagram : [@faperta_unisda]
Tiktok : [@faperta.unisda]
Email : [[email protected]]
Telp : [+62 821-3239-7918]

